Layanan / BPHTB

BPHTB

  1. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah Pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. 
  2. Objek Pajak BPHTB adalah Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan.
  3. Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan.
  4. Hak atas Tanah dan atau Bangunan adalah hak atas tanah termasuk hak pengelolaan, beserta bangunan diatasnya sebagaimana dimaksud dalam Undang- Undang di bidang pertanahan dan bangunan.   

        a. Tarif Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ditetapkan 5% (lima persen)

        b. Tarif Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang terutang atas perolehan hak karena waris dan hibah wasiat adalah sebesar 2,5% ( dua setengah persen.

        c. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah :

           (1) 0% (nol persen) dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang seharusnya terutang dalam hal penerimaan Hak Pengelolaan adalah Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional  (Perumnas; dan

            (2) 50% (lima puluh persen) dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang seharusnya terutang dalam hal penerima Hak Pengelolaan selain di maksud pada  nomor(1)