Berita / Berita Terbaru / Detail

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kebumen mulai mencetak Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB tahun 2019. Cetak massal ini dilakukan untuk meningkatkan pencapaian pendapatan daerah dan menghindari keterlambatan  pendistribusian kepada wajib pajak.

Bappenda berusaha melakukan cetak massal SPPT lebih awal. Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kebumen Drs. Aden Andri Susilo, M.Si para petugasnya untuk senantiasa melakukan gerak cepat, dengan harapan bulan Januari 2019 SPPT PBB dapat disampaikan kepada wajib pajak.  Untuk pencapaian pendapatan tahun 2019, Bappenda berusaha melakukan pencetakan lebih awal. ”Target kita kurang lebih cetak 1,3 juta lembar, kemudian akan langsung kita kirim ke desa dan kelurahan untuk diteruskan ke wajib pajak, ini sudah menjadi komitmen Bappenda untuk memberikan  dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat” katanya, kamis (03/1/2019).

Berdasarkan data, target PBB tahun 2018 sebesar Rp. 41 Miliar. Realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2018 tercapai Rp. 42,2 Miliar atau terlampaui sebesar 103 persen.

Menurut beliau, keberhasilan tersebut karena berbagai upaya yang sudah dilakukan Bappenda, termasuk cetak SPPT lebih awal. Karena itu cetak SPPT PBB ini merupakan langkah awal agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang prima.

”Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen. Kita harapkan setelah SPPT PBB 2019 ini dicetak, masyarakat juga bisa langsung melaksanakan kewajibannya,” ujar Aden.

Bappenda memberikan batas waktu pengajuan pembetulan SPPT PBB samapai dengan tanggal 30 April 2019, sedangkan pengajuan pelayanan mutasi SPPT dibuka sampai tanggal 31 Juli 2019. Untuk jatuh tempo pembayaran sampai dengan 31 Juli 2019.